keyword
Ingin bisnis anda terdaftar di TelPon Info ? Klik Disini

Jilbab Anak untuk Kini dan Nanti

Suatu kebanggaan bagi seorang ibu yang muslimah bisa membiasakan jilbab anak menjadi penutup aurat bagi puterinya. Apalagi saat ini banyak model jilbab untuk anak yang didesain dalam bentuk yang bermacam-macam, lucu dan unik sesuai dengan karakter anak-anak yang ekspresif dan ceria. Saat ini, tentu trend fashion modern tidak hanya menjadi konsumsi orang dewasa saja. Anak-anak pun menjadi salah satu target pasarnya. Oleh karena itu, sebagai ibu Anda perlu mengetahui apa saja trik atau cara, tips agar membiasakan jilbab anak pada anak agar mereka betah dan senang menggunakan jilbabnya tersebut.

Sebagai seorang muslimah, anak Anda juga harus tahu posisinya sebagai wanita dalam Islam diwajibkan menutup auratnya. Syariat ini harus Anda kenalkan pada putri Anda agar diusianya nanti, ketika mereka sudah baligh sampai pada saat menstruasinya dia sudah mengerti bahwa ada keterikatan aturan yang Allah berikan melalui Agama Islam bahwa ia harus mengenakan jilbabnya. Pengetahuan ini pasti anak dapatkan dari pelajaran agama di sekolah dan di tempat mengajinya. Namun, sebagai orang tua khususnya sebagai ibu, Anda wajib memberitahukannya juga. Memberitahu tentu juga dengan Anda yang sudah menjalankan kewajiban tersebut. Bukan hanya menyuruh anak mengenakan jilbabnya tapi Anda masih belum melakukannya.

Sebelum menunggu usia balighnya, biasakan jilbab anak dikenakan oleh mereka sejak kecil. Saat dia ke sekolah, ke tempat mengajinya, saat sholat dan mengaji juga tentunya, dan juga saat Anda ajak ke acara lain termasuk jalan-jalan. Terbiasanya mereka menggunakan jilbab sedari kecil, ketika mereka sampai pada masa balighnya, mereka tidak akan merasa risih atau gerah lagi dengan jilbabnya. Membiasakan mereka dari sejak dini akan membuatnya lebih ringan ketika sampai pada waktu wajibnya.

Beberapa anak dengan jilbab anak yang dikenakan pasti ada yang protes apalagi jika teman mereka tidak menggunakannya. Maka, dalam hal ini Anda harus mengakalinya dengan memasukkan anak ke sekolah yang bernuansa islam dengan murid puteri yang semua berjilbab. Jangan lupa juga dengan membiasakan mereka berjilbab sejak dini, Anda ikuti dengan kebiasaan lain yang mendukung seperti menggunakan pakaian yang panjang saat keluar rumah. Jika anak Anda pilih-pilih dan merasa baju panjangnya membuat mereka gerah dan susah melakukan segala sesuatunya, maka tugas Anda untuk mengakalinya. Pilih bahan pakaian yang menyerap keringat dengan cutting yang membuatnya tetap bebas bergerak.

Selain jilbab anak yang modelnya lucu-lucu dan unik, Anda juga harus memilih yang modelnya instan agar anak Anda tidak merasa ribet dengan jilbab yang dikenakannya. Pemilihan bajunya pun demikian. Sesuaikan dengan kebutuhannya. Misalnya untuk main pilih model yang atasan dan bawahan jangan yang terusan langsung. Warnanya pun sesuaikan dengan warna favorit mereka dan dengan tokoh kartun atau apapun motif kesukaannya.

Keteladanan yang akan anak dapatkan selain dari Anda sebagai ibunya, tentu dari lingkungan pun pengaruhnya sangat kuat. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa memasukkan anak ke sekolah bernuansa Islam akan semakin membantu anak dalam memahami kewajibannya mengenakan jilbab. Adapun jika anak ingin dimasukkan ke sekolah umum, lebih baik ketika dia sudah memahami kewajiban berjilbabnya. Misalnya ketika SMA.

Seorang anak dengan pujian akan membuatnya senang dan bangga. Oleh karena itu, jangan pernah lupa untuk memberikan pujian Anda kepada anak bahwa jilbab anak yang dikenakannya begitu manis dan cocok untuknya. Membuatnya lebih cantik atau apapun itu yang membuatnya percaya diri dan bangga dengan jilbabnya.

Memberikan pengarahan kepada anak akan jilbab ini tentu bukan hal yang gampang. Apalagi ketika anak mulai mengenal sosialisasi dimana temannya banyak yang tidak berjilbab dan kenapa ia harus berjilbab. Kenapa ibunya memilihkan sekolah dengan seluruh murid yang harus berjilbab semua, kenapa tidak di sekolah umum saja, dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya. Sebagai ibu yang pintar tentu Anda sudah harus tahu langkah apa yang harus diambil ketika pertanyaan atau sikap anak yang ingin tahu ini keluar. Pengarahan kepada anak akan jilbab yang wajib dikenakannya harus disesuaikan dengan usianya. Anda pun wajib tahu ayat Al-Qur’an atau hadits yang berkaitan dengan penggunaan jilbab dan fungsinya untuk perempuan yang menjadikannya sebuah kewajiban. Kenalkan pada anak bahwa seorang wanita yang berjilbab akan terlindungi kehormatannya. Berikan penjelasan manfaatnya. Anda akan lebih mudah menjelaskan ini ketika puteri Anda mulai beranjak baligh usianya.

Bisa juga jelaskan kepadanya bahwa jilbab anak yang dikenakannya merupakan perintah Allah SWT dan juga Rasul-Nya. Mengenakannya artinya sebagai seorang muslimah, ia taat kepada aturan yang telah Allah SWT dan Rasul-Nya tetapkan. Tentu saja dengan memberitahu bahwa bagi mereka yang taat, jaminannya adalah surge di akhirat kelak.

Seorang wanita harus memiliki kehormatan. Katakana pada anak bahwa jilbab anak yang ia kenakan adalah pembeda bahwa dirinya memiliki kehormatan yang akan membuatnya terhindar dari bahaya seperti keusilan dan kejahatan yang biasa terjadi pada wanita saat ini. Seorang wanita dengan jilbabnya akan lebih dihormati apalagi jika selain dengan berjilbab, mereka juga menjaga tingkah dan perbuatannya agar selalu sesuai syariatnya sebagai muslimah. Dengan jilbab itu pula, mereka menunjukan rasa malunya. Menutup aurat dengan jilbab bukti memiliki rasa malu yang disukai oleh Allah SWT.

Sebagai bentuk perintah dari Allah yang menjadi syariat dalam agama Islam, maka dengan mengenakan jilbab anak tersebut, mereka menjadi orang yang mampu menjaga amanah dan taat kepada semua perintah Allah SWT. Menjaga amanah merupakan bukti keimanan seseorang terhadap Allah. Mereka dengan jilbab yang dikenakannya telah memuliakan dirinya. Kemuliaan ini merupakan rasa sayang Allah terhadap makhluk-Nya agar mereka menutup auratnya. Berhijab juga menjadi lambang diri akan kesucian diri yang dimilikinya.

Bentuk kasih sayang Allah dalam memuliakan makhluk-Nya dengan perintah menutup aurat menggunakan jilbab bahkan sejak kecil akan menghindarkannya dari berbagai fitnah dunia terutama yang berupa penyakit hati. Jilbab akan menjadi penyelamat hati setiap wanita muslim yang mengenakannya. Sebelum mereka bertindak dengan hatinya untuk melakukan niat yang buruk baik secara langsung maupun tidak dapat mendzolimi orang lain, mereka akan malu dengan jilbabnya dan dapat menghindari hal tersebut hingga hal buruk tidak terlaksana.

Ternyata, menggunakan jilbab juga dapat menjadi bagian dari rasa cemburu. Cemburu yang merupakan tanda cinta kasih dan sayang. Tidak hanya antara pasangan suami istri, tapi juga antara orang tua, khususnya ayah dengan anak dan istrinya. Seorang ayang yang baik tentu tidak ingin anak dan istrinya mendapat tatapan tidak baik dari orang lain apalagi yang berhubungan dengan kehormatannya. Maka kewajibannyalah mengingatkan anak dan istrinya agar berjilbab. Jadi, selain ibu, ayah juga wajib memberikan penjelasan dan pengarahan kepada anak dengan jilbab anak tersebut.